|
Bedah Saraf dengan Komplikasi Minimal
Selama ini, banyak orang awam belum paham tentang bedah saraf yang sering dialami. Yang sering dialami adalah kelainan-kelainan berupa nyeri kepala, gerakan tangan dan kaki yang lemah, kesemutan yang secara keseluruhan adalah manifestasi kelainan pada jaringan saraf, baik di otak, tulang belakang, ataupun di saraf tepi.
Salah satu tindakan yang dapat dilakukan terhadap kelainan-kelainan tersebut adalah operasi yang perlu keterampilan khusus dan ketelitian yang sangat tinggi. Pada kesempatan kali ini, akan diulas singkat tentang bedah saraf di RS Mitra Kemayoran.
Gangguan saraf ada yang memerlukan operasi, namun ada juga yang tidak. Operasi yang dilakukan umumnya adalah operasi bedah makro yang kadang menimbulkan resiko yang tidak sedikit, seperti pendarahan, kelumpuhan, pembengkakan, dan bahkan kematian.
Operasi tumor di otak dapat menyebabkan ganguan pada organ-organ dan bahkan kematian. Hal ini karena otak dikelilingi oleh jaringan-jaringan saraf yang sangat sensitif dan mempunyai fungsi-fungsi tertentu pada tubuh, seperti pernafasan, peredaran darah, gerak motorik dan sensorik serta sistim kesadaran.
Teknik Bedah Mikro
Menurut DR. Med Jimmy Sugiarto, SpBS> (Ahli Bedah Saraf) dari RS Mitra Kemayoran, dengan kemajuan teknologi yang pesat saat ini, operasi bedah saraf menggunakan teknik bedah mikro (microsurgery) sudah lama berkembang terutama di RS Mitra Kemayoran. Teknik ini menggunakan bantuan mikroskop khusus yang canggih dan gerakannya sangat fleksibel serta dilengkapi instrumen penyerta berukuran kecil untuk meminimalkan resiko operasi.
Melalui mikroskop khusus ini, dokter dapat dengan jelas dan kemudian dapat mengoreksi bagian-bagian yang terkena gangguan tanpa harus membuat trauma organ-organ lain yang dilewatinya. Hal ini akan meninggikan angka keberhasilan operasi serta meminimalkan komplikasi atau penyulit pasca operasi.
Untuk kasus tumor yang terdapat di dasar tengkorak (tempurung kepala) dapat terlihat dengan jelas melalui teknik operasi bedah mikro, sehingga dokter tidak perlu lagi membedah otak dan merusak jaringannya. Cukup melubangi sedikit di daerah sekitar tumor berada dan dengan bantuan mikroskop untuk mengetahui secara tepat letaknya, tumor sudah dapat diangkat.
Dengan demikian, resiko dan efek pascaoperasi akan lebih kecil. Luka operasi pun akan relatif lebih cepat sembuh. Jadi dengan menggunakan teknik bedah mikro, hasil operasi akan lebih baik dibandingkan dengan teknik bedah makro. “Teknik bedah mikro ini sudah menjadi standar pelayanan tindakan dalam operasi bedah saraf,” ucap dokter ahli bedah saraf yang mengecap pendidikan bedah mikro di Jerman ini.
Di negara maju, seperti Jerman atau Amerika, semua bedah saraf telah menggunakan teknik bedah mikro. Begitu juga dengan RS Mitra Kemyoran. Selain trauma atau pendarahan, kelainan saraf yang memerlukan operasi dilakukan dengan teknik mikro. Operasi aneurisma (penyakit kelainan pembuluh darah) yang letaknya di dasar otak, misalnya, adalah operasi yang tingkat kesulitannya tinggi dan tidak mungkin dilakukan tanpa teknik mikro.
Selain itu, transplantasi saraf juga butuh teknik bedah mikro. Hal ini karena setiap saraf punya anak-anak saraf halus yang dalam penyambungannya harus hati-hati dan teliti, sehingga hanya teknik bedah mikro yang dapat membuat hasil sambungan saraf tersebut sempurna.
Hasil Operasi Bedah Saraf
Di RS Mitra Kemayoran, kasus-kasus yang telah dikerjakan dengan teknik mikro menggunakan Miroskop sebagai standar, seperti yang digunakan di negara-negara maju lain. Jenis operasi yang telah banyak dilakukan antara lain : tumor kepala, tumor tulang belakang, penyempitan saraf tulang belakang dan banyak macam – macam stroke seperti aneurisma dan AVM. Juga dengan microsurgery> operasi seperti Hypophysis Tumor dapat dilakukan dengan baik, khususnya pada transhoral transphemonie approach
Semua kasus yang telah dilakukan dengan bedah mikro, menurut dr Jimmy terbukti keadaan pasien rata-rata membaik sesuai yang diharapkan dalam waktu yang relatif singkat. Sedangkan, keuntungannya bagi pasien adalah komplikasi operasi yang minimal, sehingga tidak perlu lagi terlalu khawatir untuk menjalani operasi di bagian kepala.
Dengan kemajuan teknologi bedah mikro, lebih banyak pasien yang dapat ditolong tanpa rasa khawatir berlebihan seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Di masa yang akan datang, dengan banyaknya kasus yang telah dilakukan dengan ditunjang tim dokter dan perawat handal serta fasilitas yang canggih dan modern, RS Mitra Kemayoran akan mencanangkan menjadi salah satu Brain Centre terbaik di Indonesia.
Bila ada pertanyaan sekitar bedah saraf mikro, Anda dapat menghubungi RS Mitra Kemayoran melalui e-mail : humaskemayoran@mitrakeluarga.com. RS Mitra Kemayoran akan merespon setiap pertanyaan yang diterima dengan senang hati.
|